Senin, 02 November 2015

7 Cara Agar Kamu yang Baru Lulus Bisa Kerja dengan Produktif

Kamu yang baru lulus kuliah pasti masih memenikmati masa liburan sebagai hadiah setelah bersusah payah bikin skripsi. Tapi ternyata kamu langsung diterima bekerja  di sebuah perusahaan! Karena perusahaannya besar dan prospeknya bagus akhirnya kamu langsung terima tawaran gaji dan langsung bekerja.

Buat kamu yang baru lulus kuliah, dunia kerja itu enggak sama dengan perkuliahan. Jangan sampai kamu enggak produktif di kantor.
Buat kamu yang baru lulus kuliah, dunia kerja itu enggak sama dengan perkuliahan. Jangan sampai kamu enggak produktif di kantor. | via: nbiclearance.com

Satu hal yang harus kamu ingat, jangan sampai kamu menganggap dunia kerja itu sama dengan dunia perkuliahan. Kamu enggak bisa lagi titip absen dan bolos cuma untuk jalan-jalan bersama teman. Kamu harus sadar kalau kamu sudah harus lebih dewasa dan bekerja dengan produktif. Tapi gimana caranya? Soalnya kadang masih terbawa suasana kampus dan liburan!

#1



Jangan sampai kamu datang terlambat. Apa lagi di hari pertamamu bekerja. Pertemuan pertama di kantor  itu sangat penting. Soalnya kamu pasti ditunggu atasanmu untuk dijelaskan cara bekerja, ruangan-ruangan di kantor dan lainnya. Ketika kamu sampai di kantor dengan  kondisi yang tergesa-gesa dan terlambat, kamu akan menimbulkan penilaian pertama yang buruk. Jangan sampai kamu dicap sebagai karyawan yang sering telat.

Lihat juga


#2



Bersosialisasi dan hang out bersama rekan kerja di kantor memang baik. Dan kamu mungkin dibolehkan untuk meninggalkan kantor siang hari untuk beberapa menit. Tapi jangan sampai terlalu lama dan sering. Nanti pekerjaanmu enggak selesai dan harus pulang telat. Usahakan kehidupan senang-senangmu seimbang dengan kehidupan serius di kantor.

#3



Kalau kamu harus mengirim surat elektronik ke atasan atau rekan kerja lain, perhatikan baik-baik ejaan dan pilihan katanya. Mungkin ketika kamu kuliah dulu mengirim surat dengan banyak typo dan salah ejaan masih bisa dimaafkan oleh dosenmu. Tapi atasanmu bukan dosen. Kantormu bukan kampus. Kamu harus lebih teliti dan hati-hati. Jangan pernah menganggap remeh masalah kecil.

#4



Mungkin kamu sangat suka masakan ibumu. Masakan rumahan seperti sayur asem dengan ikan teri. Atau semur jengkol dengan petai goreng. Boleh saja kamu membawa makanan tersebut ke kantor untuk makan siang. Tapi jangan membawanya ke mejamu. Apa lagi ke ruang kerja yang ber-AC. Soalnya bisa mengganggu kenyamanan teman satu ruangan. Selain itu, lebih baik kamu sikat gigi setelah makan siang.

#5



Kamu boleh saja membuka Facebook, situs pribadi dan situs dengan kepentingan pribadi. Tapi hanya ketika layar komputermu terhalangi batas cubicle. Memang kantor mungkin enggak melarangmu untuk membuka situs pribadi. Tapi orang lain yang melihatnya akan berpikir kamu hanya bermain-main di kantor. Atau mumpung ada wi-fi gratis dan komputer nganggur. 

#6



Kamu boleh saja berbicara kepada orang lain, atau rekan kerja di telepon ketika sedang bekerja. Tapi kamu harus paham kalau ini adalah kantor. Suaramu yang terlalu lantang hanya akan mengganggu rekan kerja lain. Mungkin kamu enggak mendapat teguran, tapi kamu juga harustahu diri.

#7



Meskipun rekan kerjamu punya sifat yang aneh, atau mereka enggak terlalu ramah dan murah senyum, kamu wajib untuk membangun hubungan baik dengan mereka. Kenapa? Soalnya kamu butuh mereka. Kamu karyawan baru yang setiap hari mungkin saja ada yang ingin kamu tanyakan. Kamu membutuhkan mereka. Makanya jangan terlalu angkuh atau malu untuk menjalin komunikasi dengan mereka.

Nah, begitu caranya supaya kamu enggak terbawa suasana liburan dan kampus. Kamu sudah harus pasang mindset untuk bekerja secara profesional. Jangan sampai kamu mendapatkan reputasi yang buruk karena terlalu banyak main-main.

Sumber

0 komentar

Posting Komentar